Showing posts with label Sekolah. Show all posts
Showing posts with label Sekolah. Show all posts

Thursday, January 5, 2017

Contoh RPP KTSP SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Lengkap Dengan Penyusunannya

Contoh RPP KTSP SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Lengkap Dengan Penyusunannya

RPP KTSP SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Lengkap Dengan Contoh Penyusunannya - Adalah suatu kewajiban jika seorang guru melakukan penyusunan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) sebelum melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar di kelas. Bagaimana tidak, RPP merupakan kerangka utama dalam proses pembelajaran. Dalam postingan ini, admin akan share contoh RPP Kurikulum KTSP SD yang ditujukan bagi Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6.

Jika dilihat secara administratif penyusunan RPP dapat meningkatan kinerja guru, dengan kata lain semua program guru selama satu semester atau bahkan selama 1 tahun pelajaran lebih terkoordinir. Efek positifnya diharapkan setiap guru memiliki tanggung jawab serta peranan penting dalam proses pembelajaran.

Dengan digunakannya KTSP ini tugas guru adalah menjabarkan, menganalisa, mengembangkan indikator serta menyesuaikan standar kompetensi dan kompetensi dasar dengan karakteristik dan perkembangan peserta didik, situasi dan kondisi sekolah, serta kondisi dan kebutuhan pada suatu daerah. Kemudian hasil analisis terhadap Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar tersebut dikemas ke dalam KTSP yang di dalamnya mencakup silabus dan RPP.

RPP KTSP SD

Sebelumnya mari kita ulas terlebih dahulu apa itu RPP?

Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) merupakan pegangan wajib seorang guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Apa manfaatnya? Sudah pasti manfaatnya adalah untuk membantu guru dalam melaksanakan KBM agar sesuai dengan standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar. Dari sini tentunya sudah paham bukan?

Agar lebih yakin dengan definisi di atas, saya mengutip definisi RPP menurut Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ). Dalam Permendikbud tersebut dijelaskan bahwa  RPP merupakan sebuah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka yang dilakukan untuk satu pertemuan atau bahkan lebih. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ini dikembangkan dari silabus yang kemudian diarahkan pada kegiatan pembelajaran siswa sebagai upaya mencapai Kompetensi Dasar.

Hal ini juga diperkuat dengan adanya Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013 lampiran IV yang berisi mengenai Implementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran serta tahapan pertama dalam pembelajaran. Dalam permendikbud ini RPPdidefinisikan rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu mengacu pada silabus.

Selain itu dalam Juknis Penyusunan RPP di tingkat Sekolah Dasar juga dijelaskan apa itu RPP. Dalam juknis ini didefinisikan sebagai rencana kegiatan pembelajaran tatap muka yang dilakukan untuk satu pertemua atau lebih. RPP diharapkan dikembangkan serinci dan sedetail mungkin dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus untuk kemuduain diarahkan kegiatan pembelajaran siswa dalam upaya mencapai suatu Kompetensi Dasar.

Dalam praktiknya seorang guru wajib menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara menyenangkan, menantang, interaktif, inspiratif, efisien, sehingga memotivasi siswa untuk aktif berpartisipasi serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis siswa.

Lantas kapan RPP ini disusun? Seyogyanya RPP disusun setiap awal semester atau awal tahun pelajaran yang dimaksudkan agar sebelum pembelajaran dimulai materi/program pembelajaransudah siap, sehingga pencapaian standar kompetensi dapat tercapai.

Pengembangan RPP ini biasanya dilakukan oleh kelompok ddalam KKG (Kelompok Kerja Guru) di gugus sekolah yang berada di bawah pengawasan Pengawas Sekolah meupun secara individu.

Seperti Apa Contoh RPP Kurikulum KTSP Untuk SD yang Benar?

Dalam artikel ini akan admin bagikan link download RPP Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SD dengan selengkap-lengkapnya.  Sekedar mengingatkan saja bahwa sebelum menyusun RPP, guru haruslah menyusun silabus terlebih dahulu sebagai program pembelajaran. Kenapa? Karena Silabus ini berguna untuk menjembatani pembuatan kerangka RPP.

Pembagian/Langkah pembelajaran Kurikulum KTSP di SD dibagi menjadi 2, yaitu Kelas rendah (Kelas 1, 2 dan 3) dan Kelas tinggi (kelas 4,5, dan 6). Pada kelas rendah ini RPP yang digunakan adalah RPP Tematik.

Tahapannnya melingkupi eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi.

RPP ini harus memuat apa saja?

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan RPP, yaiu :

  1. Harus memuat Identitas RPP
  2. Adanya Tujuan Pembelajaran
  3. Materi Pembelajaran
  4. Metode Pembelajaran
  5. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
  6. Sumber belajar dari mana
  7. Penilaian

Download RPP KTSP Untuk SD Kelas 1, 2, 3 , 4, 5 & 6

Dalam RPP ini terdapat semua mata pelajaran umum dalam jenjang Sekolah Dasar, seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) serta beberapa Mapel daerah.

Untuk kelas rendah seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa pembelajaran masih menggunakan pendekatan tematik, sehingga RPP dibahas per tema.

Contoh RPP KTSP SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Lengkap Dengan Penyusunannya

RPP KTSP SD Kelas 1
Unduh RPP Kurikulum KTSP SD Kelas 1

RPP KTSP SD Kelas 2
Unduh RPP Kurikulum KTSP SD Kelas 2
RPP KTSP SD Kelas 3
Unduh RPP Kurikulum KTSP SD Kelas 3
RPP KTSP SD Kelas 4
Unduh RPP Kurikulum KTSP SD Kelas 4
RPP KTSP Untuk SD Kelas 5
Unduh RPP Kurikulum KTSP SD Kelas 5
RPP KTSP Untuk SD Kelas 6
Unduh RPP Kurikulum KTSP SD Kelas 6

Bapak/Ibu dapat mengedit Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ini sesuai keinginan. Sebagian RPP ini sudah 1 paket dengan silabus. Nah, untuk promes dan prota akan admin share di lain waktu.

Demikianlah share RPP KTSP SD Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 Lengkap Dengan Contoh Penyusunannya, silahkan share artikel ini jika bermanfaaat. Terima kasih.
Read more

Monday, November 7, 2016

Aplikasi Administrasi Perangkat Akreditasi Sekolah Semua Jenjang Lengkap Terbaru

Aplikasi Administrasi Perangkat Akreditasi Sekolah Semua Jenjang Lengkap Terbaru

Aplikasi penilaian/penskoran juga pemeringkatan akreditasi sekolah ini dikhususkan untuk jenjang SD, meski aplikasi ini berbasis excel namun sangat nyaman digunakan bagi tim penilai untuk diisikan dan tanpa pasword, dari tahun yang bisa disesuaikan point-point yang bisa ditentukan hingga penyesuaian data sekolah yang secara otomatis terhitung dengan baik.

Aplikasi Administrasi Perangkat Akreditasi Sekolah Semua Jenjang Lengkap Terbaru

Akreditasi sekolah memiliki manfaat:
  1. Dapat dijadikan sebagai acuan dalam upaya peningkatan mutu Sekolah/Madrasah dan rencana pengembangan Sekolah/Madrasah.
  2. Dapat dijadikan sebagai motivator agar Sekolah/Madrasah terus meningkatkan mutu pendidikan secara bertahap, terencana, dan kompetitif baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional bahkan regional dan internasional.
  3. Dapat dijadikan  umpan balik dalam usaha pemberdayaan dan pengembangan kinerja warga Sekolah/Madrasah dalam rangka menerapkan visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, dan program Sekolah/Madrasah.
  4. Membantu mengidentifikasi Sekolah/Madrasah dan program dalam rangka pemberian bantuan pemerintah, investasi dana swasta dan donatur atau bentuk bantuan lainnya.

Bahan informasi bagi Sekolah/Madrasah sebagai masyarakat belajar untuk meningkatkan dukungan dari pemerintah, masy, maupun sektor swasta dalam hal profesionalisme, moral, tenaga, dan dana.


Membantu Sekolah/Madrasah dalam menentukan dan mempermudah kepindahan peserta didik dari satu sekolah ke sekolah lain, pertukaran guru, dan kerjasama yang saling menguntungkan.

Download Perangkat Administrasi Akreditasi Sekolah Tahun 2016

Download Perangkat Administrasi Akreditasi Sekolah Tahun 2016

Adminstrasi Akreditasi Sekolah jenjang SD/SDLB/SMP/SMA/SMK maupun madrasah kami bagikan untuk acuan tahun 2016. perangkat akreditasi memiliki peran penting dalam administrasi lengkap untuk penilaian akreditasi sekolah, hanya saja memang perangkat ini tidaklah sempurna jika tidak dikerjakan dengan baik beserta bukti pendukung disekolah masing-masing dan format administarsi Akreditasi Sekolah ini juga bisa didapatkan ditautan link di bawah ini.
  • Perangkat Akreditasi SD-MI Tahun 2016 [ Download ]
  • Perangkat Akreditasi SMP-MTs Tahun 2016 [ Download ]
  • Perangkat Akreditasi SMA-MA Tahun 2016 [ Download ]
  • Perangkat Akreditasi SMK-MAK Tahun 2016 [ Download ]
  • Perangkat Akreditasi SDLB Tahun 2016 [ Download ]
  • Perangkat Akreditasi SMPLB Tahun 2016 [ Download ]
  • Perangkat Akreditasi SMALB Tahun 2016 [ Download ]
Read more

Berkas Perangkat Akreditasi Sekolah Semua Jenjang Lengkap

Berkas Perangkat Akreditasi Sekolah Semua Jenjang Lengkap

Akreditasi sekolah menjadi titik untuk evaluasi diri sekolah, peranan akreditasi dalam uji kelayakannya administrasi data sekolah menjadi bagian penting dalam akrditasi, berkas administrasi akreditasi sekolah ini akan bermanfaat bagi rekan-rekan guru.

Berkas Perangkat Akreditasi Sekolah Semua Jenjang Lengkap


Perangkat atau berkas akreditasi lengkap ini sengaja kami bagikan bagi rekan sekolah yang tengah dan sedang akreditasi sekolah, semua file ini terdiri dari berbagai data komplit untuk persiapan akreditasi dan bisa digunakan semua jenjang SD/MI/SDLB,SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA dan SMK. semua tersedia dalam satu konten unduhan yang mungkin sangat bermanfaat bagi rekan guru di sekolah.


Kami sharing  tentang Berkas Perangkat Akreditasi Sekolah Semua Jenjang Lengkap pada link dibawah ini.
Read more

Thursday, October 27, 2016

Format Instrumen Monev KIP Sekolah SD/MI SMP/MTs SMA/MA/SMK

Format Instrumen Monev KIP Sekolah SD/MI SMP/MTs SMA/MA/SMK

Format Instrumen Monev KIP Sekolah SD/MI SMP/MTs SMA/MA/SMK
Format Instrumen Asistensi Pendataan Penerima KIP

Format Instrumen Monev KIP Sekolah SD/MI SMP/MTs SMA/MA/SMK
Format Daftar Siswa Penerima KIP di Sekolah
Format Instrumen Monev KIP Sekolah SD/MI SMP/MTs SMA/MA/SMK ini harus diisi sesuai dengan keadaan nyata baik disekolah maupun didesa karena tujuan dari Monitoring dan Evaluasi ini yaitu untuk mengetahui tentang pendistribusian Kartu Indonesia Pintar. 

Guna mendapatkan data yang real maka dalam pengisian Format Instrumen Monev KIP Sekolah SD/MI SMP/MTs SMA/MA/SMK ini yang terdiri dari Format Instrumen Asistensi Pendataan Penerima KIP dan Format Daftar Siswa Penerima KIP di Sekolah harus betul dan dipastikan keabsahan data yang dikumpulkan tersebut benar-benar akurat.

Mari kita bersama mendukung pemantau pendistribusian Kartu Indonesia Pintar agar cepat sampai pada anak-anak kita yang membutuhkan. Untuk itu silahkan bapak/ibu segera mengunduhnya pada link unduh yang telah kami persiapkan diakhir tulisan ini dan segera melaporkan datanya ke instansi Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga informasi sekolah ini dapat bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya.


Read more

Tuesday, October 25, 2016

Pengertian Administrasi Pendidikan Tujuan serta Fungsinya

Pengertian Administrasi Pendidikan Tujuan serta Fungsinya

"Sondang P Siagian MPA.PHD Administrasi keseluruhan proses kerja sama antara dua orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya".

"Drs.The Liang Gie Administrasi adalah segenap rangkaian kegiatan penataan terhadap pekerjaan pokok yang dilaksanakan oleh sekolompok orang dalam bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu".

"Drs.Soebari Trisna Administrasi adalah keseluruhan proses penyelenggaraan dalam usaha kerja sama dua orang atau lebih dengan secara rasional untuk mencapai tujuan yang telah dkitetapkan sebelumnya secara efesien".

"Depdinas RI Administrasi ialah usaha bersama untuk mendayagunakan semua sumber (personal maupun material) secara efektif dan efesien guna untuk menunjang tercapainya tujuan pendidikan".

B. Pengertian Administrasi Pendidikan

Drs.M.Ngalim Purwanto Administrasi Pendidikan ialah segenap proses pengarahan dan penintegrasian segala sesuatu baik personal ,spiritual dan material yang bdersangkut paut dengan tercapainya tujuan pendidikan.

Depdiknas RI Administrasi pendidikan adalah suatu proses kseleruhan kegiatan bersama dalam dalam bidang pendidikan yang meliputi perencanaan ,pengorganisasian ,pengarahan ,pengkoorcdinasiaan,pengawasan,pembiyaan dan pelaporan dengan menggunakan atau memanfaatkan fasilitas yang tersdia ,baik oersonal ,material maupun sepritual untuk mencapai tujuan pendidikan secara efesien dan efektif.

Sedangkan menurut pendapat para ahli yang lainnya Adminitrasi Pendidikan adalah suatu cara bekerja dengan orang –orang dalam rangka usaha mencapai tujuan pendidikan yang efektif ,yang berarti mendatangkan hasil yang baik dan tepat ,sesuai dengan tujuan pendidikan yang telah ditentukan.atau administrasi pendidikan adalah semua kegiatan sekolah yang meliputi usaha-usaha besar seperti perumusan polis,pengarahan usaha ,koordinasi,konsultasi ,korespondensi,control dan seterusnya ,sampai kepada usaha-usaha kecil dan sederhana seperti menjaga sekolah ,menyapu halaman dan lain sebagainya .

Dengan beberapa pengertian tersebut di atas ,mka perlu ditegaskan disini sebagai berikut;

  1. Bahwa seluruh administrasi pendidikan itu merupakan proses keseluruhan dan kegiatan-kegiatan bersama yang harus dilakukan oleh semua pihak yang ada sangkut pautnya dengan tugas-tugas pendidikan.
  2. Bahwa administrasi pendidikan itu mencakup kegiatan-kegiatan yang luas yang meliputi kegiatan perencanaan ,pengorganisasian,pengarahan dan pengawasan ,khususnya dalam bidang pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah.
  3. Bahwa administrasi pendidikan itu bukan hanya sekedar kegiatan tata usaha seperti dilakukan di kantor-kantor ,inspeksi pendidikan lainnya. 
C. Dasar administrasi.

Adapun dasar administrasi adalah sebagai berikut;

  1. Efesiensi,seorang administrasi akan berhasil dalam tugasnya bilamana dia efesien dalam menggunakansemua sumber tenaga dana dan fasilitas yang ada.
  2. Prinsip pengelolaan,administrator akan memperoleh yang paling efektif dan efesien melalui orang lain dengan jalan melakukan pekerjaan menejemen yakni merencanakan ,mengorganisasikan,mengarahkan dan mengontrol.
  3. Prinsip mengutamakan tugas pengelolaan,maksudnya adalah sebagai petugas seorang administrator harus mengutamakan tugas pokonya ketimbang tugas lain yang sifatnya penunjang.
  4. Prinsip kepemimpinan yang efektif yakni memperhatikan dimensi-dimensi hubungan antar manusia (human relationship) ,dimensi pelaksanaan tugas dan dimensi situasi(sikon) yang ada.
  5. Prinsip kerja sama,seorang administrator akan berhasil baik dalam tugasnya bila ia mampu mengemban kerja sama di antara orang-orang yang terlibat, baik secara horixontal maupun secara vertical.
D. Tujuan Administrasi Pendidikan

Tujuan administrasi pendidikan adalah agar semua kegiatan yang mendukung tercapainya tujuan pendidikan. Kemudian menurut Sergiovani dan Carver adalah efektivitas produksi,efesien,kemampuan menyesuaikan diri,dan kepuasan kerja.

Sedangkan tujuan administrasi pendidikan di Indonesia yang dilaksanakan di sekolah juga bersumber dari tujuan pendidikan Nasional yang digariskan dalam GBHN adalah meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa,mempertinggi budi pekerti,atau memiliki kepribadian mempertebal semangat kebangsaan agar menjadi manusia pembangunan ,memiliki kecerdasan serta terampil.

E. Bidang Garapan administrasi.

a. a. Administrasi tata laksana sekolah yang meliputi;
  1. Organisasi dan Struktur
  2. Otorisasi dan anggaran
  3. Kepegawaian
  4. Perlengkapan dan perbekalan
  5. Keuangan dan pembukuan
  6. Korespondensi/surat menyurat
  7. Laporan
  8. Pengangkatan,penempatan dan pemindahan serta pemberhentian
  9. Pengisian buku pokok (induk) raport dsb.

b. Administrasi personal guru dan pegawai sekolah melipuiti;
  1. Pengangkatan dan penempatan guru
  2. Organisasi personal guru
  3. Masalah kepegawaian dan kesejahteraan guru
  4. Rencana orientasi bagi tenaga guru baru
  5. Kondiute dan penilaian kemajuan guru
  6. Inserrvise training dan up-grading guru.
c. Administrasi murid meliputi;
  1. Organisasi dan perkumpulan murid
  2. Masalah kesehatan dan kesejahteraan murid
  3. Penilaian dan pengukuran murid
  4. Bimbingan dan penyuluhan.
d. Supervisi Pengajaran meliputi;
  1. Usaha membangkitkan dan merangsang semangat guru
  2. Usaha mengembanngkan,mencari dan menggunakan metode baru
  3. Mengusahakan cara-cara menilai hasil pendidikan dan pengajaran
  4. Usaha mempertinggi mutu dan pengalaman guru.
e.Pelaksanaan dan pembinaan kurikulum meliputi;

  1. Mempedomani dan merealisasikan apa yang tercantum dalam kurikulum
  2. Menyusun dan melaksanakan organisasi kurikulum beserta materi,sumber Dan metode.
  3. Menuruti atau megikuti kurikulum yang sudah ada juga berhak atau boleh Memilih atau menambah materi atau metode yang sesuai dengan kebutuhan.
f. Pendirian dan perencanaan bangunan sekolah meliputi;
  1. Cara memilih letak dan menentukan luas tanah yang dibutuhkan
  2. Mengusahakan merencanakan dan menggunakan pendirian gedung sekolah
  3. Menentukan jumlah dan luas ruangan kelas,kantor,asrama ,lapangan olah Raga halaman sekolah dll.
  4. Cara penggunaan sarana dan prasarana serta pemeliharaannya dan lain2.
g. Hubungan masyarakat meliputi;

Hal ini hubungan antara sekolah dengan sekolah ,pemerintah/instransi yang Terkait,dan hubungan masyarakat pada umumnya. 

F. Fungsi fungsi Administrasi Pendidikan

Untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang fungsi administrasi pendidikan adalah sebagai berikut;’

1.Perencanaan.

Setiap program ataupun konsepsi memerlukan perencanaan terlebih dahulu sebelum melaksanakan.Perencanaan adalah cara menghampiri masalah.Dalam penghampiran masalah itu si perencana berbuat merumuskan apa saja yang harus dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya.

Perencanaan merupakan sarat mutlak bagi kegiatan administrasi,tanpa perencanaan suatu kegiatan akan mengalami kesulitan dan bahkan kegagalan dalam mencapai tujuan yang diinginkan .

Didalam kegiatan perencanaan ada dua factor yang harus diperhatikan ,yaitu factor tujuan dan factor sarana ,baik sarana personal maupun sarana material.

Sedangkan langkah-langkah dalam perencanaan meliputi;

a. Menentukan dan merumuskan tujuan yang hendak dicapai.

b. Meneliti masalah –masalah atau pekerjaan-pekerjaanyang akan dilakukan

c. Mengumpulkan data-data dan informasi yang diperlukan.

d. Menentukan tahap-tahap atau rangkaian tindakan.

e. Merumuskan bagaimana masalah-masalah itu akan dipecahkan dan bagaimana pekerjaan-pekerjaan itu akan diselesaikan.


Syarat-syarat perencanaan adalah sebagai berikut:

a. Perencanaan harus didasarkan atas tujuan yang jelas.
b. Bersifat sederhana ,realitas dan jelas.
c. Terinci memuat segala uraian serta klasifikasi kegiatan dan rangkaian tindakan sehingga mudah dipedomani dan dijalankan.
d. Memilki fleksibelitas sehingga mudah disesuaikan dengan kebutuhan serta situasi dan kondisi sewaktu-waktu.
e. Terdapat pertimbangan antara bermacam-macam bidang akan digarap dalam perencanaan itu .Menurut urgensi masing-masing.
f. Diusahakan adanya penghematan tenaga,biaya,dan waktu serta kemungkinan penggunaan sumber daya dan dana yang tersedia dengan sebaik-baiknya,
g. Diusahakan agar sedapat mungkin tidak terjadi adanya duplikasi pelaksanaan.

Dengan kata lain perencanaan dapat berarti pula memikirkan tentang penghematan tenaga,biaya dan waktu,juga membatasi kesalahan –kesalahan yang mungkin terjadi dan menghindari adanya duplikasi-duplikasi atau tugas-tugas /pekerjaan rangkap yang dapat menghambat jalan penyelesaiannya.

2. Pengorganisasian.

Pengorganisasian merupakan aktivitas menyusun dan membentuk hubungan-hubungan kerja antara orang-orang sehingga terwujudnya suatu kesatuan usaha dalam mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.

Pengorganisasian sebagai fungsi adminiatrsi pendidikan menjadi tugas utama bagi para pemimpin pendidikan termasuk kepala sekolah,terutama dalam kegiatan sehari-hari di sekolah terdapat berbagai macam pekerjaan yang memerlukan kecakapan dan ketrampilan dan tanggung jawab yang berbeda-beda.

Kemudian yang perlu diperhatikan dalam pengorganisasian antara lain ialah pembagian tugas,wewenang dan tanggung jawab ,hendaknya disesuaikan dengan pengalaman,bakat,minat,pengetahuan dan kepribadian masing-masing orang-orang yang diperlukan dalam menjalankan tugas.

Fungsi Organisasi dapat diartikan bermacam-macam yaitu;

a. Sebagai pemberi struktur terutama dalam penyusunan /penempatan personal,pekerjaan-pekerjaan materilan dan pikiran=pikirandi dalam struktur.

b. Sebagai menetapkan hubungan antara orang –orang,kewajiban-kewajiban,hak-hak dan tanggung jawab masing-masing anggota disusun menjadi pola-pola kegiatan yang tertuju pada tercapainya tujuan .

c. Sebagai alat untukmempersatukan usaha-usaha untuk menyelesaikan pekerjaan.


Organisasi yang baik hendaklah memiliki cirri-ciri atau sifat sebagai berikut;

a. Memiliki tujuan yang jelas.

b. Tiap anggota memahami dan menerima tujuan tersebut.

c. Adanya kesatuan arah sehingga dapat menimbulkan kesatuan tindakan dan kesatruan pikiran.

d. Adanya kesatuan perintah,para bahwahan hanya mempunyai seorang atasan langsung daripadanya ia menerima perintah atau bimbingan dan kepada siapa ia harus mempertanggung jawabkan hasil pekerjaannya.

e. Adanya keseimbangan antara wewenang dan tanggung jawab masing-masing anggota.

f. Adanya pembagian tugas atau pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan,keahlian dan bakat masing-masing.Sehingga dapat menimbulkan kerja sama yang harmonis dan kooperatif.

Pengkoordinasian,

Adanya bermacam- macam tugas/pekerjaan yang dilakukan oleh banyak orang ,memerlukan adanya koordinasi dari seorang pemimpin.

Adanya koordinasi yang baik dapat menghindarkan kemungkinan terjadinya persaingan yang tidak sehat atau kesimpang siuran dalam tindakan.

Kita mengetahui bahwa rencana/program-program pendidikan yang harus di laksanakan di-sekolah-sekolah sifatnya sangat kompleks dan sangat mengandung banyak segi yang saling bersangkut paut satu sama lain.

Sifat komplek yang dipunyai oleh program pendidikan di sekolah menunjukkan sangat perlunya tindakan-tindakan yang di koordinasi kan atau dengan kata lain koordinasi ialah aktivitas membawa orang-orang material.pikiran-pikiran,tehnik-tehnik,tujuan-tujuan kedalam hubungan yang harmonis dan produktif dalam mencapai suatu tujuan.


Komunikasi.

Komunikasi dalam setiap bentuk adalah suatu proses yang hendak mempengaruhi sikap dan perbuatan orang-orang dalam struktur organisasi.

Kemudian didalam komunikasi diperlukan motivasi dengan memperhatikan unsure-unsur sebagai berikut;


1. Adanya keinginan untuk berhasil.

2. Kejelasan tindakan yang harus diambil/dianjurkan.

3. Keyakinan bahwa perubahan yang dianjurkan akan membawa hasil positif.

4. Keyakinan adanya kesempatan yang sama bagi semua anggota.

5. Keinginan akan adanya kebebasan untuk menentukan ,menolak ataupun menerima apa yang dianjurkan.

6. Adanya tendensi untuk menilai (berdasarkan moral dan etika yang dianutnya) apa yang dianjurkan sebelum melaksanakan.


Supervisi.

Setiap pelaksanaan program pendidikan memerlukan adanya pengawasan atau supervise,dimana pengawsan bertanggung jawab tentang kefektifan program.Oleh karena itu supervise haruslah meneliti ada tidaknya kondisi-kondisi yang akan memungkinkan tercapainya tujuan-tujuan pendidikan.


Dengan kata kata lain fungsi terpenting supervise adalah sebagai berikut;

1. Menentukan kondisi-kondisi atau syarat-syarat apakah yang diperlukan.
2. Memenuhi/mengusahan syarat-syarat yang di perlukan .


Kepegawaian.

Masalah yang diperlukan dalam didalam kegiatan-kegiatan kepegawaian ialah pemberian motivasi kepada para pegawai agar selalu bekerja giat,kesejahteraan pegawai,insentif dan penghargaan atau jasa-jasa mereka.Kondite dan bimbingan untuk dapat lebih maju.kemudian adanya kesempatan untuk mengapgrade diri,masalah pemberhentian dan pensiun pegawai.


Pembiayaan.

Pembiayaan ini dapat diibarakan bensin bagi sebuah mobil atau motor. Mengingat pentingnya biaya bagi setiap organisasi ,tanpa biaya yang mencukupi tidak mungkin terjamin kelancaran jalannya suatu organisasi.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembiayaan adalah sebagai berikut;

1. Rencanakan tentang beberapa pembiayaan yang diperlukan,

2. Dari mana dan bagaimana biaya itu dapat diperoleh/diusahakan.

3. Bagaimana penggunaannya.

4. Siapa yang melaksanakannya.

5. Bagaimana pembukuan dan pertanggung jawabannnya.

6. Bagaimana pengawasan dan lain-lain.


Penilaian.

Evaluasi sebagai fungsi administrasi pendidikan adalah aktivitas untuk meneliti dan mengetahui sampai dimana pelaksanaan yang dilakukan didalam proses keseluruhan organisasi dalam mencapai hasil yang sesuai dengan rencana atau program yang telah ditetapkan dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan.Dengan kata lain supervise atau evaluasi selanjutnya dapat diusahakan bagaimana cara-cara memperbaikinya.
[sumber]



Pengertian Administrasi Pendidikan Tujuan serta Fungsinya

Artikel Terkait: Download Aplikasi Administrasi Sekolah Gratis Format Excel

FORMAT-FORMAT ADMINISTRASI PENDIDIKAN:
Read more

JENIS-JENIS ADMINISTRASI SEKOLAH BERDASARKAN 8 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

JENIS-JENIS ADMINISTRASI SEKOLAH BERDASARKAN 8 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

JENIS-JENIS ADMINISTRASI SEKOLAH BERDASARKAN 8 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

Administrasi sekolah  adalah suatu proses keseluruhan kegiatan yang berupa merencanakan, mengatur (mengurus), melaksanakan dan mengendalikan semua urusan sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan dan pengajaran di sekolah. Administrasi sekolah merupakan suatu proses pemanfaatan segala sumber (potensi) yang ada di sekolah baik personil (Kepala Sekolah dan stafnya serta guru-guru dan karyawan sekolah lainnya) maupun material (kurikulum, alat/media) dan fasilitas (sarana dan prasarana) serta dana yang ada di sekolah secara efektif.

Penataan administrasi bagi sekolah menjadi begitu penting sebagai sumber data utama manajemen  sekolah dalam mengatur proses belajar mengajar dengan tertib sehingga tercapainya  tujuan sekolah.

Secara lebih spesifik, administrasi sekolah berfungsi :
          Memberi arah dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah
          Memberikan umpan balik bagi perbaikan proses dan hasil pendidikan di sekolah
          Meningkatkan mutu penyelenggaraan administrasi sekolah
          Menunjang tercapainya tujuan/program sekolah secara efektif dan efisien

Saat ini penataan administrasi sekolah lebih mengacu pada 8 Standar Nasional Pendidikan. Akan tetapi yang sering timbul di lapangan, kita terkadang bingung mengenai jenis-jenis administrasi yang mengacu kepada 8 standar tersebut. Oleh karena itu berikut ini kami sajikan beberapa contoh jenis administrasi yang sesuai dengan 8 standar nasional pendidikan tersebut.

ADMINISTRASI STANDAR ISI :
  1. Dokumen KTSP (Buku 1, 2, 3)
  2. Dokumen Penyusunan Kurikulum (termasuk kurikulum mulok)
  3. SK Tim Pengembang Kurikulum
  4. Dokumen Penetapan KKM
  5. Kumpulan acuan/referensi/peraturan
  6. Program dan laporan pengembangan diri (BK, Ekstrakurikuler)
  7. Kalender Pendidikan
  8. Pemetaan SK – KD – Indikator
  9. Program  PT dan KMTT semua mapel
  10. dll.

ADMINISTRASI STANDAR PROSES :
  1. Administrasi Guru (silabus, program tahunan, program semester, rincian minggu/hari efektif, RPP, jadwal mengajar, dokumen penilaian,  lembar penilaian sikap, program & pelaksanaan remedial dan pengayaan, analisis penilaian, daya serap, agenda guru, dll.)
  2. Daftar buku teks, panduan guru, referensi
  3. Program dan pelaksanaan supervisi, serta tindak lanjut
  4. Buku kemajuan kelas
  5. Dll.

ADMINISTRASI STANDAR KOMPETENSI LULUSAN :
1.       Dokumen hasil tugas-tugas terstruktur
2.       Dokumen / kumpulan karya siswa:
§  Kliping
§  laporan kegiatan
§  laporan diskusi
§  foto – foto kegiatan, dll.
3.       Dokumen Prestasi

ADMINISTRASI STANDAR PTK :
1.       File PTK
2.       Buku induk pegawai
3.       Kumpulan SK pembagian tugas dan uraian tugas
4.       Presensi PTK dan rekapitulasinya
5.       Notulen rapat-rapat
6.       Program dan laporan pelaksanaan  pengelolaan perpustakaan
7.       Program dan laporan pelaksanaan pengelolaan laboratorium
8.       Dokumen Keikutsertaan PTK dalam forum ilmiah
9.       Dokumen kewirausahaan
10.   Buku Pembinaan dan penanganan kasus
11.   Dokumen Program, pelaksanaan, dan hasil PKB
12.   Daftar Nominatif pegawai
13.   DUPAK
14.   SKP / PKP/DP-3
15.   Laporan hasil PKG
16.   DUK
17.   Buku cuti PNS
18.   Dokumen penerimaan gaji
19.   Daftar tunggu pensiun
20.   Data Statistik Kepegawaian
21.   Dll

ADMINISTRASI STANDAR SARANA DAN PRASARANA :
1.       Dokumen analisis luas lahan dan bangunan
2.       Dokumen analisis kebutuhan sarana prasarana
3.       Dokumen master plan/peta sekolah, foto–foto sarana prasarana
4.       Dokumen kepemilikan lahan
5.       Dokumen IMB/peruntukan bangunan
6.       Dokumen kepemilikan daya listrik
7.       Dokumen program dan pelaksanaan pemeliharaan sarana dan prasarana
8.       Buku teks / BSE/Buku guru/Buku siswa
9.       Dokumen administrasi inventaris laboratorium
10.   Dokumen administrasi  inventaris perpustakaan
11.   Buku inventaris sekolah
12.   Daftar inventaris tiap ruang (KIR)
13.   Administrasi perlengkapan/barang :
-          Buku penerimaan barang
-          Buku pengeluaran barang
-          Buku pemeriksaan perlengkapan/barang
-          Kartu pemeliharaan barang
-          Dokumen penghapusan barang
-          Dokumen usulan pengadaan barang

ADMINISTRASI STANDAR PENGELOLAAN
1.       Dokumen penetapan visi, misi  sekolah
2.       Dokumen RKJM/RKS, RKT/RKAS, RAPBS
3.       Dokumen KTSP, Kalender Pendidikan, Struktur Organisasi, program pengembangan SDM, peraturan akademik.
4.       Dokumen evaluasi pelaksanaan program dan tindak lanjut
5.       Dokumen administrasi kesiswaan :
a.       dokumen PPDB/MOPD
b.       dokumen Pelaksanaan pengembangan diri/konseling
c.       daftar dan rekapitulasi prestasi siswa
d.       buku induk siswa
e.       Data base sekolah
f.        Buku klaper
g.       Data  keadaan siswa
h.       Dokumen rekapitulasi presensi siswa
i.         Buku mutasi siswa
j.         Data statistik kesiswaan
k.       Daftar Nominatif Peserta UN
6.       Dokumen pendayagunaan PTK (Pembagian tugas, dokumen sistem penghargaan, pengembangan profesi, mutasi dan promosi)
7.       Dokumen sarana prasarana (perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, inventarisasi)
8.       Dokumen hasil supervisi dan tindak lanjut
9.       Dokumen evaluasi kinerja guru dan karyawan
10.   Dokumen akreditasi sekolah
11.   Dokumen pemilihan wakil kepala sekolah
12.   Sistem Informasi Manajemen Sekolah (SIM)
13.   Dokumentasi administrasi persuratan/ perkantoran
-          Buku agenda
-          Buku ekspedisi
-          Kartu kendali dan lembar disposisi
-          Arsip surat masuk dan surat keluar
-          Kumpulan peraturan        

ADMINISTRASI STANDAR PEMBIAYAAN
1.       Dokumen investasi sarana prasarana
2.       Dokumen Program dan realisasi (pengembangan PTK, gaji, kesiswaan, ATK, penggandaan, biaya daya dan jasa, biaya operasional tidak langsung, dll.) 
3.       Dokumen pedoman pengelolaan sekolah
4.       Dokumen penerimaan beasiswa
5.       Dokumen pembukuan keuangan:
-          BKU
-          Buku kas pembantu
-          Buku pembantu pajak
-          Buku laporan keuangan (APBN, APBD, dll.)
-          Dokumen pemeriksaan atasan langsung

ADMINISTRASI STANDAR  PENILAIAN
1.       Dokumen rancangan dan kriteria penilaian
2.       Dokumen pengembangan instrumen penilaian
3.       Dokumen penilaian sesuai IPK
4.       Dokumen analisis hasil evaluasi/KKM dan daya serap
5.       Dokumen hasil remedial dan pengayaan
6.       Buku legger nilai
7.       Buku Raport/laporan Pencapaian Kompetensi Peserta Didik
8.       Dokumen penilaian sikap dan kepribadian
9.       Dokumen pelaporan ulangan, UTS, kenaikan kelas, UAS, UN
10.   Dokumen fotokopi SKHUN, ijazah, dan penyerahannya

ADMINISTRASI BUDAYA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH
1.       SOP
2.       Tata Tertib Pendidik, Tenaga Kependidik,  Peserta Didik
3.       Tata Tertib penggunaan sarana prasarana/fasilitas  sekolah
4.       Petunjuk, peringatan dan larangan , sangsi berperilaku di sekolah
5.       Kode etik sekolah
6.       Buku tamu
7.       Program dan pelaksanaan 7K

ADMINISTRASI PERAN SERTA MASYARAKAT DAN KEMITRAAN SEKOLAH
1.       Dokumen  keterlibatan warga dan masyarakat dalam pengelolaan sekolah:
§  notulen rapat,
§  daftar hadir,
§  foto-foto kegiatan, dll.

2.       Dokumen kemitraan dengan lembaga yang relevan (MoU)

Lihat juga: Download kumpulan Format Administrasi Kelas Terbaru

Agar lebih mempermudah anda dalam membuat administrasi sekolah, silahkan anda dapat mengunduh aplikasi administrasi sekolah lengkap dibawah ini:
Read more